Minggu, 06 April 2014

Senja di Awal April


Pertemuan ; Semu

Membuatmu menunggu!

Maaf, maafkan aku..

 

Lontara rindu,

Melunasi janji -- menuntaskan rindu!

Maaf, maafkan aku

 

Mematungi waktu,

Menjajali detik,

Menanti -- menunggu,

Aku datang (terlambat) ..

 

Kecewamu kuyakin buncah

Maaf, maafkan aku..

Membuatmu kembali menggulung rindu itu.

 

Palopo, 1 April 2014

April; Tugas


..

Malam ini, saat hujan tumpah ruah dari langit, ada rindu yang diam-diam mengendap.
Di tengah tumpukan tugas kampus yang begitu memaksa mata tetap terbelalak (kantuk), ada rindu yang masih tetap buncah. 
Tatapan teduhmu, lekuk senyumanmu ..
Mungkinkah menatapnya kembali?

Ada ragu yang kemudian membuat hatiku tersudut,
Ada haru yang kemudian berusaha kuredam,
Ada rasa yang kemudian lebih dari sekadar rindu, untukmu,
Mungkinkah menatapmu kembali?

Cinta, katamu..
Mungkinkah seperti itu?

Aku sudah berusaha, merangkai tiap sub bab dalam proposalku -- tugas kampus yang rumit,
Namun, yang berhasil kutulis sempurna hanyalah untaian kata RINDU,
Kerinduan padamu ..
Kerinduan atas setiap patahan katamu,

Jika matahari bersinar esok,
Masikah kau tetap yang menyinariku,
Mendekap hariku, memelukku dengan untaian kerinduan,
Mungkinkah?

Ada masa yang membuatku selalu takut akan pertemuan,
PERPISAHAN .. Yah, Perpisahan!


Bisakah kita tak melalui masa itu,
Setelah akhirnya kita telah bertemu

;

Menatap, mengeja kerinduan, lalu mengucap patahan cinta ..

Bersamamu, rinduku lupa;
Lupa caranya untuk tidak melupakanmu --






Palopo, 6 April 2014

Template by:
Free Blog Templates