Kamis, 29 Mei 2014

Hujan Tumpah Satu-satu

Kusaksikan hujan tumpah satu-satu di beranda rumah. Telapak-telapak satu-satu pergi dan menghilang, sementara gelak tawa kian samar di telinga. Ada rindu yang diam-diam mengetuk lewat sela hati. Tanpa intonasi serta irama yang beraturan, ia membuat napasku pongah!

Aku kembali menatap lurus, menjalari kenangan yang satu-satu menghampiri.
Ah, terkadang aku berpikir, mengapa harus ada masa yang akan datang jika masa sekarang hanya akan menjadi cerita yang entah empuknya masih seperti saat ini atau tidak. Mengapa harus ada kata klasik untuk sebuah peristiwa lampau dengan butir-butir kerinduan menyelimutinya. Ahh ,,, Sudahlah!

Aku hanya terkadang selalu merasa sedih ketika berpisah dengan beberapa orang yang pernah menyinggah dalam hidupku :")


Potret



Kalian selalu menciptakan narasi yang bereda di setiap harinya :)



Ini pagi tadi, pas sampai kampus mampir di depan gerbang dulu. Nongkrong, plus foto-foto. Sekali lagi, kami selalu tidak pernah lupa caranya berpose saat depan kamera. hehehe :D
Bersama; Yuyun, Aku, Mega, dan Dian.









Nah, kalau ini masih di tempat yang sama. Pas lagi makan coklat, ada yang menawarkan foro-foto :D
Bersama; Ardi, Yuyun, Aku, Mega, dan Dian











Nah, kalau ini di lapangan basket. Mumpung belum masuk, yahh .. kita foto-foto dulu.
Bersama; Mega, Vhera, Nhala, Yuyun, Dian, Dewi, Lhizna, dan Aku.









Tadinya kami mau mencar, karena gak ada yang mau di belakang yah gini nih hasilnya!











Nah kalau yang ini sudah di kelas. masih dalam keadaan yang sama. Di PHP-in sama dosen. Ifonya masuk jam sepuluh, ternyata dosennya masuk jam sebelas! Yah, kita foto-foto duluu deh :D
Bersama; Nala, A. Mega, Jumrana, Yuyun, Nirwana, Nining, Aku, Shifa, dan Yalni.







Kalau yang ini niru ala-ala ceribel :p













Terkadang, kita butuh kamera untuk mengabadikan beberapa moment terbaik =))





Template by:
Free Blog Templates