Senin, 21 Maret 2016

BISAKAH SEKALI LAGI KAU MENCEMASKANKU

Demi merayakan hari puisi (yang sudah lewat beberapa jam lalu), saya berupaya mennulis puisi.


BISAKAH SEKALI LAGI KAU MENCEMASKANKU?
 ; Kepada, Kau __

Kita telah terlalu larut dalam pertapaan bisu
aku memenggal pergelangan waktu
meniadakan perayaan kecil yang sering kita lakukan di bibir senja
atau di larut malam yang rapuh

Aku belajar menerka rupa rindumu
__ lapuk mengurai jejak yang pernah sengaja luput aku rawat
; kau pemelihara yang habat

Subuh tadi gerimis menyerbu buru-buru
menyisahkan buih embun di jendela kamarku
aku teringat wajah cemasmu setiap kali mendapati langkahku yang tegesa-gesa
kau selalu gagal menyembunyikannya

Gulungan waktu memanjang
menampung jarak yang tak sanggup kuterka


Bisakah sekali lagi kau mencemaskanku?

Makassar, Maret 2016

Template by:
Free Blog Templates